Menahan kencing dapat menyebabkan berbagai macam penyakit, seperti infeksi, penyumbatan pada saluran kencing, dan bahkan tumor. Beberapa penyebabnya adalah benign prostatic hyperplasia (BPH atau pembesaran prostat), prostatitis (prostat), cystitis, kanker prosat, urethral stricture (penyemitan saluran kencing), dan bladder disorders (ketidak teraturan air kencing), penyebab orang susah buang air kecil juga sangat bergantug pada jenis kelamin. Pada pria, gangguan ini umumnya disebabkan oleh pembesaran prostrat jinak dan sumbatan batu. Sedangkan pada wanita, biasanya disebabkan oleh sumbatan batu dan infeksi saluran kencing.
Air seni mengandung sisa makanan yang tidak dicerna, sisa minuman yang tidak terserap oleh tubuh, dan kadang kuman yang dikeluarkan oleh ginjal. Jadi, apabila kita tidak berkemih, ada kemungkinan zat-zat tersebut akan merusak saluran kemih kita. Apalagi bila air kencing mengandung kuman. Semakin lama ia di kandung kemih, semakin banyak kuman yang ada. Jika kencing ditahan berjam-jam dan jumlah kuman sangat banyak, kuman itu akan naik ke atas, ke arah ginjal. Hal ini tidak biasa, tetapi bisa terjadi. Akibatnya bisa terjadi gangguan pada ginjal.
Saat seseorang menahan buang air kecil, maka kandung kemih akan melar atau meregang, hal ini akan membuat pompa di kandung kemih tidak bisa berfungsi dengan baik saat pipis. Sehingga tak jarang banyak orang yang baru selesai pipis, tak lama kemudian akan timbul kembali rasa ingin pipis.
Ada beberapa cara untuk mencegah penyakit saluran kencing atau saluran untuk buang air kecil, antara lain :
- Perbanyaklah mengonsumsi makanan yang sehat, minum air putih yang zat kapurnya rendah,misalnya air mineral.. minumlah sekurang-kurangnya 3-4 liter sehari.
- Jangan sering menahan kencing,
- Jangan duduk terlalu lama, karena dapat menyebabkan susah BAK. jika pekerjaan anda banyak duduk, usahakan sekali2 berdiri untuk relaksasi.
- Hindari menggunakan pakaian yang ketat, terutama celana, karena dapat mengganggu sistem kerja saluran kencing. pakailah yang longgar saja.
- Jangan menggunakan celana yang berbahan dasar kaos atau nilo. gunaan celana dalam yang berbahan dasar katun, sebab aman bagi alat vital dan saluran kencing ketimbang yang berbahan dasar kaos atau nilon.
Sumber : -KASKUS-

Tidak ada komentar:
Posting Komentar